Warga Kedung Asri Banyuwangi Rela Antri Membeli Migor Curah Harga Ekonomis

Warga Kedung Asri, Banyuwangi saat mengantri migor curah harga murah (Budi/newscakra)

BANYUWANGI – Sejumlah warga di Kedung Asri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi rela antri berjam -jam demi minyak goreng murah. Setiap warga diberi jatah 5 kilogram minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000 perliter 15000 perkilogram

Demi minyak goreng murah warga rela antre hingga berjam – jam siang hari di tengah terik panas matahari bertepatan dengan bulan suci ramadhan. Mereka berkerumun tanpa menjaga jarak untuk mendapatkan nomor antrean. Setiap warga di jatah 5 kilogram minyak goreng curah seharga Rp.14000 perliter dan Rp.15000 perkilogram.

Bacaan Lainnya

Dalil (57) warga Kedung Asri RT 01 RW 01 mengungkapkan dirinya mengantri mulai pukul 08;00 WIN. “Senangnya bisa beli minyak goreng curah murah,” ungkap Dalil kepada newscakra.online, Rabu (20/4)

Edi Purnomo alias Haji Pur (Budi/newscakra)

Sri (55) juga memberikan komentar kepada awak media newscakra.online. “Saya sama dengan buk Dalil berangkatnya dari rumah bareng, ndak tahu ini nanti pulanganya jam berapa harus ikut antri kan mas,” ujarnya

Langkanya minyak goreng hingga warga harus mencari ke sejumlah tempat penjualan.

Edi purnomo selaku pemilik PT. WILMAR dan CV. Hasil pangan dan juga pemilik toko purnomo.”Bagi ibu ibu nanti antri ya dan di sini saya di undang oleh warga supaya bisa mendatangkan minyak curah dengan harga Rp14000 perliter dan Rp15.500 perkilo, dan jangan khawatir nanti kalau kurang akan saya datangkan lagi nggeh ibu ibu yang penting tertib,” kata Edi Purnomo.

Kepala Desa Sunaryo di dampingi oleh Bhabinkamtibmas Aipda Choirul Anang menjelaskan terkait dengan warganya yang sangat antusias dan juga rela mengantri. “Saya melihat warga sangat senang karena di waktu bulan suci ramadhan, warga saya sangat membutuhkan sekali, alhamdulillah lancar dan sangat luar biasah sekali, karena minyak goreng kemasan itu perliter Rp 25000 sekarang dengan adanya minyak murah ini syukur alhamdulillah keluhan warga bisa di ringankan.”pungkasnya sunaryo newscakra.online

Minyak goreng curah dipilih lantaran harganya lebih murah dibanding minyak goreng kemasan. Selain kebutuhan rumah tangga minyak goreng juga digunakan untuk keperluan dagang gorengan.

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan di sejumlah minimarket mencapai 22 ribu rupiah per liter. Sedangkan di sejumlah pasar tradisional mencapai 23 hingga 25 ribu rupiah per liter.

Langkanya minyak goreng hingga warga harus mencari ke sejumlah tempat penjualan. (Budi)

Pos terkait