Usai Bentrok di Purwokerto, PSHT dan Sakato Tiger Sepakat Jaga Kondusifitas

Ketua Umum LSM Sakato Tiger Banyumas dan PSHT sepakat menjaga kondusifitas di Banyumas (Dok)

PURWOKERTO — Sebanyak 181 anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Banyumas diamankan petugas Polresta Banyumas karena diduga melakukan penyerangan ke sekretariat LSM Sakato Tiger (Sakti), Kamis (4/3/2022) malam sekira pukul 23.05 WIB

Diduga kedua kelompok itu terlibat konflik yang mengakibatkan beberapa orang menjadi korban karena mengalami luka.

Bacaan Lainnya

Massa yang berjumlah ratusan itu mendatangi Sekretariat Sakti di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Massa dari berbagai wilayah ini diduga melakukan pengrusakan dan penganiayaan.

Bahkan seorang Kapolsek di Banyumas juga menjadi korban dan saat ini dalam perawatan. Mendapat informasi tersebut, polisi yang berkoordinasi bersama anggota Kodim 0701/Banyumas segera menindaklanjuti dan melakukan penindakan.

“Massa sempat berkumpul di depan GOR Satria di Jalan Prof dr Soeharso, Purwokerto. Disitu kami amankan,” kata Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu saat konferensi pers di halaman Polresta Banyumas, Jumat (4/3/2022).

Dalam konferensi pers, dua kelompok ormas yang sempat berseteru tersebut, akhirnya sepakat untuk menjaga kondusivitas wilayah. Bahkan, keduanya juga meminta kepada anggotanya untuk menahan diri dan tidak perlu ada pengerasan massa.

Ketua PSHT Banyumas Sri Sukendar mengimbau kepada seluruh anggota PSHT Banyumas khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya untuk tetap menahan diri.

“Kami mengimbau kepada semua anggota PSHT Banyumas khususnya dan Jawa Tengah umumnya agar menahan diri. Karena masalah ini sudah ditangani oleh pihak berwajib dan sudah masuk proses penyelidikan,”jelasnya saat jumpa pers bersama dengan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu dan Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono

Hal senada juga dikatakan Ketua Umum LSM Sakti Banyumas Abdul Latif yang meminta kepada seluruh anggota untuk tetap tenang dan tidajk gagabah. “Kami minta supaya anggota tetap tenang, tidak gegabah dan tidak mencari keributan apapun,”katanya.

Keduanya telah mempercayakan penuh kepada Polresta Banyumas untuk menindaklanjuti tindak pidana yang ada. “Kami mempercayakan kepada Polresta Banyumas untuk menindak jika ada tindak pidana yang perlu ditindaklanjuti,”tandasnya.

Sebelumnya, Kapolesta menegaskan pihaknya akan bertindak secara profesional dalam menuntaskan kasus ini. “Semua pihak baik PSHT maupun LSM Sakti yang melalukan tindak pidana akan diproses. Percayakan kepada kami, Polresta Banyumas akan bertindak secara profesional,” tegasnya

Pos terkait