Suami Istri Siri di Brebes Gelapkan Belasan Mobil Rental

Pasutri siri pelaku penggelapan belasan mobil rental (Dok)

BREBES – FFA (27) warga Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes dan IP (38) warga Purbalingga diringkus Satreskrim Polres Brebes lantaran terlibat kasus penggelapan mobil rental.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto mengatakan, pelaku melancarkan aksinya di lima TKP, yaitu di Kecamatan Paguyangan, Bumiayu, dan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Majenang Kabupaten Cilacap, dan Kecamatan/Kabupaten Purbalingga.

Bacaan Lainnya

“Modus operandi yang dilakukan pelaku adalah dengan cara menyewa mobil rental yang kemudian digadaikan kepada orang lain,” kata Kapolres dalam rilis kasus, Kamis (25/11/2021).

Kapolres menjelaskan pengungkapan kasus penggelapan yang dilakukan kedua pasangan suami isteri siri tersebut, dimana
pada 15 Oktober 2021, pelaku menyewa mobil jenis Toyota Avanza dengan nomor polisi B – 2862 – TOF kepada korban Muhammad Fauzan (41) selama empat hari untuk dipakai ke Jakarta.

Setelah empat hari, korban menanyakan keberadaan mobil tersebut. Namun setelah ditanyakan, hingga hampir sebulan atau sampai 8 Nopember tidak ada kejelasan keberadaan mobil.

Atas kasus itu, korban mengalami kerugian sampai Rp.130 juta dan melaporkan kasus ini kepada Polsek Paguyangan.

“Setelah kami dalami ternyata pelaku sudah melancarkan aksinya sampai belasan kali selama lebih dari setahun. Pelaku melakukan kejahatan ini sampai 13 kali di lima TKP. Namun barang bukti yang kami amankan baru ada 12 mobil. Kami masih mendalami kasus ini, dan satu mobil masih dalam pencarian,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaku IP mengaku dirinya hanya mengikuti perintah suami untuk terlibat dalam kasus penggelapan tersebut. Saat mencari mobil rental yang akan dijadikan mangsa, dirinya bersama suami berperan layaknya suami isteri agar dipercaya korban. Setelah mendapatkan mobil rental, mobil tersebut kemudian digadaikan kepada seseorang dengan harga antara Rp.20-30 juta.

Atas Perbuatannya, kedua pelaku disangkakan Pasal 372 KUHP Tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP Tentang Penipuan. Pelaku terancam hukuman selama empat tahun penjara. (CJ)

Pos terkait