Si Bisu asal Losari Melahirkan di Luar Pernikahan, Begini Faktanya

Iluatrasi

NGANJUK – Si bisu yang berasal dari Desa Losari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jatim berinisial JMR, yng viral dan di kabarkan hamil beberapa bulan lalu, kini telah melahirkan. Namun hingga saat ini ayah biologis si jabang bayi juga masih menjadi misteri.

Berita sebelumnya, perempuan penyandang disabilitas (tuna wicara dan tuna rungu) mengaku bahwa dirinya dihamili oleh tetangganya sendiri berinisial N.

Bacaan Lainnya

Menurut pengakuan JMR terduga pelaku beristri dan memiliki 2 anak.Dalam pengakuannya N sudah berkali-kali menidurinya Ungkap JMR pada awak media melalui bahasa isyarat, pada hari Jumat (13/05/2022).

Berdasarkan informasi yang di terima awak media N ini telah beristri dan memiliki 2 orang anak.

Dan N di duga sering melakukan hubungan layaknya suami istri dengan JMR saat warga yang lain sedang tidur nyenyak.

Kelakuan bejat N dilakukan pada pukul 12 malam di saat warga sedang tertidur lelap.N masuk kerumah JMR dengan cara memanjat dan melalui celah dinding rumah yang terbuka,jelas JMR
Setiap melakukan hubungan tersebut N selalu menggunakan penutup wajah dan memaksanya untuk melepaskan pakaiannya.

Yang melepaskan pakaian saya itu N.Setiap selesai melakukan hubungan saya sering di beri uang Rp 50.000 , Total uang yang terkumpul sekitar Rp 700.000, tambah JMR

JMR bercerita bahwa N melakukan hubungan tersebut dikarenakan istinya sedang sakit.N juga mengatakan agar saya tidak menceritakan kepada istrinya dan kepala desa, cerita JMR

Dengan adanya kejadian ini Mungkin selaku Kepala Desa Losari membenarkan dengan adanya peristiwa dari salah satu warganya yang menyandang disabilitas yang hamil di luar nikah dan Kini telah melahirkan.

“Ya benar,sudah 15 hari yang lalu melahirkan,Anaknya berjenis kelamin laki-laki,Mungkin selaku kepala Desa Losari saat di hubungi awak media pada hari Senin (12/09/2022) siang.

Sosok pelaku yang menghamili warganya, Mungin, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat, lembaga desa dan Pemerintah Desa (Pemdes) Losari, Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk menentukan langkah selanjutnya

‘Warga Desa Losari menuntut agar JMR melakukan tes DNA, untuk mengetahui siapa pelaku sesungguhnya.Rencananya besok (Selasa) sekitar pukul 09.00 semua pihak akan dikumpulkan untuk mencari solusinya itu,” jelasnya.

Musyawarah akan di laksanakan di Balai Desa Losari. Sambil menunggu solusi besok, terduga pelaku tetap memenuhi segala kebutuhan yang di perlukan oleh JMR. “Rencana besok terduga pelaku juga di hadirkan dalam musyawarah tersebut,” urainya. (Tim/iik)

Pos terkait