Sadis! Suami di Tegal Bunuh Istri saat Menggendong Anaknya

Tim Identifikasi Polres Tegal melakukan olah TKP (Dok)

TEGAL – Seorang suami di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega menghabisi nyawa isterinya sendiri. Bahkan, pelaku melakukan perbuatannya di hadapan anak balitanya yang sedang digendong korban. Usai membunuh istrinya, pelaku langsung kabur dan hingga saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Sontak insiden berdarah yang terjadi pada Minggu (21/11) itu menggemparkan Warga Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Pelaku diketahui bernama Trisno alias Slamet.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun,
Korban dihabisi oleh pelaku di sebuah gang yang sepi. Saat itu korban sedang menggendong anaknya yang berusia empat tahun, usai pulang membeli susu kemasan di sebuah warung.

Aksi sadis pelaku ini tak dilihat oleh warga satupun. Warga baru mengetahui setelah mendengar tangisan anak korban. Saat didatangi warga, korban dalam kondisi tergeletak bersimbah darah akibat luka tusukan di leher dan dada. Lalu korban langsung dilarikan ke RSUD Dokter Soesilo Slawi Kabupaten Tegal, namun nyawanya tak tertolong.

Paman korban, Wanas mengatakan, sebelum peristiwa sadis itu terjadi, korban mengajukan cerai terhadap terduga pelaku dan sudah seminggu pisah ranjang. Karena kangen terhadap anaknya, korban pun mendatangi rumah terduga pelaku. Sampai di rumah, korban hanya mendapati anaknya dan langsung menggendongnya untuk membeli jajan dan susu.

Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tegal, Minggu malam langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Di lokasi kejadian, polisi menemukan satu buah susu kemasan, uang kertas pecahan lima ribu rupiah serta sepasang sandal.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP I Dewa Gede Ditya mengatakan, kuat dugaan kasus ini dilatarbelakangi persoalan rumah tangga. Menurut warga dan keluarga korban, rumah tangga pelaku dengan korban sedang tidak harmonis. Keduanya bahkan sedang dalam proses perceraian.

Sementara itu, keluarga korban meminta supaya pelaku dihukum berat. “Kami minta dia (pelaku, red) dihukum seumur hidup,” kata Nasekh (40), kakak kandung korban, Senin (22/11)

Keluarga lainnya, Asikin, paman korban pun berharap polisi bisa segera menangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya lantaran perbuatannya sangat sadis dan kejam.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kasi Humas Polres Tegal, AKP Supratman mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap tersangka, Trisno alias Slamet.

Jenazah Masrukha sendiri saat ini telah dimakamkan di TPU Desa Bolakwaru, Kecamatan Tarub. Ratusan warga pun turut mengantarkan jenazah korban dari rumah duka. (CJ)

Pos terkait