Puluhan Calon Advokat Ikuti Ujian Profesi di Kabupaten Banyumas

Puluhan calon advokat mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) di Kampus Fikes Unsoed Purwokerto, Sabtu (19/2/2022)

PURWOKERTO – Sebanyak 48 Calon Advokat di Purwokerto dan Sekitarnya, Mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) di Kabupaten Banyumas. Mereka mengikuti ujian tahap terakhir untuk menjadi advokat yang tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), di Kampus Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unsoed Purwokerto, Sabtu (19/2/2022).

Perwakilan Panitia Ujian Profesi Advokat (UPA), Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, Luthan Tunaroh Halomoan Daulay mengatakan, UPA ini diadakan secara serentak di Indonesia, dengan peserta mencapai 4.872 orang.

Bacaan Lainnya

“Calon peserta di Purwokerto ini ada 52 orang tapi yang mengikuti hanya 48 orang, karena dua orang dinyatakan positif Covid-19, sehingga tidak diperkenankan mengikuti UPA dan satu orang peserta tidak bisa hadir,” kata dia.

Luthan menambahkan, UPA sendiri merupakan tahap wajib yang harus dilalui oleh calon advokat jika ingin menjadi advokat setelah sebelumnya mengikuti beberapa tahap lainnya.

“Tahapan tersebut, antara lain calon advokat harus sarjana hukum atau sejenisnya, boleh dari sarjana hukum Islam. Setelah itu harus mengikuti pendidikan khusus profesi advokat, hingga mengikuti UPA yang sekarang ini sedang dilaksanakan,” sebutnya.

Jika nanti selesai mengikuti UPA, hasilnya akan diseleksi di DPN Peradi Jakarta. Kemudian setelah dinyatakan lulus, mereka akan disumpah sebagai advokat dan beberapa hal lainnya.

Sementara itu Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto mengatakan, untuk peserta yang mengikuti UPA sendiri selain dari Kabupaten Banyumas juga dari Purbalingga, Tegal dan sekitarnya dan hanya dilaksanakan selama satu hari saja.

“DPN selalu menerapkan Zero KKN, siapapun tidak bisa berkolusi, nepotisme, itu dari awal diadakan UPA sampai sekarang ini. Kemudian menimbang masih pandemi Covid-19, kami juga selalu menerapkan prokes, bahkan sebelum mengikuti ujian, peserta wajib membawa surat minimal tes negatif Antigen,” bebernya. (CJ)

Pos terkait