Pembunuh Guru SMP di Purworejo Dibekuk di Jakarta Selatan

Pembunuh Guru SMP
Konferensi pers kasus pembunuhan berencana di Mapolres Purworejo (Foto : Alex S/NEWSCAKRA)

PURWOREJO – Andy Yasih (57), warga Desa Secang RT 01 RW 02, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, pelaku tindak pidana pembunuhan terhadap seorang guru di Purworejo, berhasil diringkus polisi. Tersangka dibekuk saat sedang bekerja di proyek pembangunan Rumah Sakit Harapan Kita, turut wilayah Kota Bambu Utara, Kecamatan Palmerah, Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono, SH, MH, saat konferensi pers di Mapolres Purworejo, Senin (10/1/202) menerangkan bahwa, pelaku diamankan pada hari Sabtu (8/1) di wilayah Jakarta Selatan.

Bacaan Lainnya

“Penangkapan terhadap pelaku setelah petugas melakukan penyelidikan hingga kemudian mengetahui keberadaan pelaku yang sedang bekerja di proyek bangunan rumah sakit di Jakarta Selatan,” kata Kasat Reskrim

Pada saat dilakukan penangkapan, lanjut Kasat Reskrim, pelaku melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku.

Di depan polisi, Andi Yasih mengakui perbuatan kejamnya menghilangkan nyawa orang lain. Dia juga mengaku membuang golok yang digunakan untuk menganiaya lalu di buang di pinggir jalan ikut Desa Ketiwijayan, Kecamatan Bayan, Purworejo.
Sedangkan sepeda motor ia titipkan dirumah temannya yang berada di Condongsari, Banyuurip.

“Selain mengamankan pelaku, semua barang bukti juga sudah kita amankan,” imbuhnya

Kasus pembunuhan yang dilakukan Andi Yasih ini terjadi pada Minggu 31 Oktober 2021 lalu sekitar pukul 05.24 WIB dengan TKP dirumah Wira Akhadiyati (33), Desa Kedungkamal RT 02 RW 01, Kecamatan Grabag, Purworejo.

Wira Akhadiyati sendiri meninggal dengan kondisi luka parah dan berlumuran darah setelah dianiaya oleh pelaku. Selain itu, korban lainnya yakni Rofiatun (61) yang juga dianiaya pelaku dan dilarikan ke RS Tjitrowardjojo Purworejo guna mendapat perawatan

Usai melakukan aksi brutalnya, Andi Yasih kabur meninggalkan lokasi kejadian hingga akhirnya berhasil dibekuk polisi di wilayah Jakarta Selatan, Sabtu kemarin

Atas perbuatannya tersebut, pelaku disangkakan Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Alex)

Pos terkait