Pamit Merumput, Seorang Pemuda di Wonosobo Ditemukan Gantung Diri

Petugas mengevakuasi korban ganting diri

WONOSOBO — Seorang pemuda berinisial FN (21) ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon di Desa Tanjunganom, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo pada Kamis (18/11/2021). Sebelum melakukan tindakan nekatnya itu, pemuda warga Dusun Penolih, Desa Tanjunganom, Kecamatan Kaliwiro berpamitan untuk mencari pakan kambing.

Kepala BPBD Wonosobo, Bambang Tri menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Bermula pada saat korban berpamitan keluar rumah mencari rumput untuk pakan kambing. Namun hingga menjelang maghrib korban tak kunjung pulang.

Bacaan Lainnya

“Akhirnya pihak keluarga mencari korban ke ladang,” katanya saat dikonfirmasi Sabtu (20/11/2021).

Lanjut Bambang Tri, hingga pukul 19.00 WIB, pihak keluarga tak kunjung menemukan korban. Kemudian pihak keluarga memilih untuk meminta bantuan ke sejumlah relawan dan masyarakat secara luas. Hingga akhirnya korban ditemukan pada pukul 21.00 malam.

“Saat ditemukan, posisi tubuh korban sudah tergantung di pohon Mahoni setinggi kurang lebih 2 meter dari atas tanah. Setelah itu, korban dibawa ke Pusksesmas Kaliwiro untuk dilakukan autopsi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan kesaksian pihak keluarga, bahwa korban memang diketahui sering murung dalam satu bulan terakhir semenjak kepulangan dari tempat bekerja di peternakan ayam Kabupaten Magelang.

Sementara itu,
Kapolsek Kaliwiro, IPTU Budi Rustanto menyampaikan, bahwa pihaknya langsung datang kelokasi untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan. Dari hasil penyelidikan tak diketahui adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Sejak pulang dari Magelang, korban selalu murung. Namun berdasarkan pengakuan keluarga korban, bahwa bukan karena masalah pekerjaan korban menjadi murung. Diketahui, jika korban sempat bercerita kepada pihak keluarga karena ada masalah dengan mantan pacarnya. Intinya korban ada masalah dengan teman wanitanya. Itu yang kita yakini menjadi alasan kuat korban nekat mengakhiri hidupnya,” tandasnya. (trs)

Pos terkait