Pamit Jalan-jalan, Pria asal Tuntungpait Purworejo Tewas Gantung Diri di Pohon Albasia

Korban saat ditemukan tewas gantung diri di pohon Albasia (Dok)

PURWOREJO – Peristiwa gantung diri gegerkan warga Desa Kiyangkongrejo, Kecamatan Kutoarjo, Purworejo, Minggu (3/4/2022) pagi. Seorang pria diketahui nekad gantung di pohon Albasia di tegalan Sidalang Desa Kiyangkongrejo.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Sudiran ketika akan mencangkul di sawahnya, sekitar pukul 08.05 WIB, Betapa kagetnya saksi saat melihat sesosok tubuh terbujur kaku tergantung di pohon Albasia di tegalan miliknya.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya saksi pun melaporkan penemuan itu kepada Kades Kiyangkongrejo Asngudi, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas desa setempat.

Korban diketahui bernama Rifki Ardianto (21), warga RT 01RW 01 Desa Tuntungpait l, Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo

Babinsa Kiyangkongrejo Pelda Sutarman dan Babinsa Tuntungpait Serka Asyik,
Kades Kiyangkongrej Ahmad Asngudi,
Kades Tuntungpait ibu Ary dan pihak keluarga yang menyaksikan penurunan jenazah alm Rifki Ardianto dari Pohon Albasia yang tingginya kurang lebih 3 meter .

Dari hasil pemeriksaan tim media dan Inafis Polres Purworejo, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, korban meninggal dunia murni gantung diri. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan di TPU Desa Tuntungpait

Sementara itu disampaikan Mujiono (58), pakdhe dari almarhum bahwa, pada hari Sabtu tanggal 2 April 2022 korban sekitar jam 13.30 WIB pamit ke keluarga untuk jalan-jalan, tetapi sampai sore belum pulang. Orang tua korban mencari keberadaan korban ke Desa Kiyangkongrejo tetapi tidak menemukannya.

Kemudian tadi pagi hari Minggu tanggal 3 April 2022 sekitar jam 08.30 WIB, Sudiran warga Desa Kiyangkongrejo telah melihat orang gantung diri di pohon Albesia di tegalan Sidalang miliknya

Tetangga Almarhum menyampaikan kepada Babinsa Serka Asyik ketika di konfirmasi bahwa almarhum sebulan yang lalu sudah habis kontrak di PT Ban Grabag kemudian beberapa Minggu ini dia mencari kerja di Cikarang dan dia diterima kerja kemudian selama 2 Minggu menjalani training dan rencana tanggal 6 akan kembali ke Cikarang karena hari Kamis tanggal 7 April 2022 akan melaksanakan kerja pertama di Cikarang.

“Selama ini yang kita perhatikan dengan keluarga dan istri selalu hidup harmonis dan tidak ada pertengkaran. Almarhum orangnya pendiam dan tidak pernah main kemana mana,” kata Serda Asyik. ( Alx)

Pos terkait