Musim Hujan, Pekerja Batu Bata di Situbondo Menjerit

Foto: Para Pekerja Batu Bata Merah

SITUBONDO – Pekerja batu bata merah menjerit kesulitan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga sehari-hari.

Dengan adanya musim hujan seorang pekerja batu bata merah merasa sangat merugi dan tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari hari karaena tidak dapat bekerja semaksimal mungkin

Bacaan Lainnya

Salah satu pekerja batu bata merah di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Bunadin (51) mengatakan ke media online News Cakra, Minggu (21/11)  bahwa, dengan adanya musim penghujan ini dia tidak bisa bekerja maksimal karena setiap mau kerja selalu hujan.

“Biasanya setiap hari kerja mulai dari pagi sampek sore sekarang sudah tidak bisa lagi, dikarenakan setiap mau kerja di pagi hari sampek siang selalu hujan,” ucapnya.

Lanjut Bunadin, jangankan untuk mendapatkan penghasilan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu pun setap harinya sekarang sudah kesulitan dengan adanya kendala hujan. “Terpaksa saya sekarang ngutang sana ngutang sini untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari hari,” ujarnya

Senada juga diungkapkan Hatama (36). Dirinya mengaku sangat kesulitan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi sehari hari apabila sudah musim penghujan.

“Karena saya ini tulang punggung keluarga , mana lagi suami sakit sakitan tidak bisa kerja, ditambah uang saku anak sekolah setiap hari 7000. Untung mas saya dapat bantuan dari pemerintah seperti bantuan beras tiap bulan bisa menunjang kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (Sumakki)

 

Pos terkait