Mayat dengan Luka Lebam di Kendal, Polisi Terus Ungkap Kasus Ini

 

KENDAL – Jasad pria yang diketahui bernama Imam Ali Murtadho (21), warga Dukuh Gubugan Selatan, Desa Gubugsari, Kecamatan Pegandon, Kendal ditemukan di sungai Jalan Raya Kelurahan Balok Kecamatan Kota Kendal, Sabtu(4/12/2021) dinihari tadi.

Bacaan Lainnya

Mayat pemuda yang tewas tersebut, pertama kali ditemukan warga yang melintas di jalan tersebut dan melaporkan ke Polsek Kota Kendal.

Menerima laporan penemuan mayat, petugas lantas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa korban.

Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto membenarkan telah ditemukan sesosok pemuda didalam parit atau selokan di kelurahan Balok.

“Indikasinya ada tindak pidana namun kita masih menunggu hasil pemeriksaan saksi dan otopsi korban,” kata Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto di mapolres Kendal, Sabtu (4/12/2021).

Kapolres sendiri sudah memerintahkan kepada Satreskrim Polres Kendal untuk mengungkap kasus ini karena sangat meresahkan masyarakat.
“Kasus ini sangat meresahkan masyarakat dan saya sudah perintahkan Kasatreskrim untuk mengusut kasus ini,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Daniel A Tambunan mengatakan, korban ditemukan di dalam selokan dengan posisi telungkup.

“Berawal dari laporan ke Polsek Kota Kendal ada penemuan mayat kemudian tim melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Korban sendiri berusia 21 tahun ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam selokan,” katanya.

Ditambahkan kasat, dilokasi kejadian polisi menemukan sepeda motor milik korban bernomor polisi H 5272 AND, telepon genggam dan dompet korban.

“Saat ini korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi guna memastikan apa yang menjadi penyebab kematiannya,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, hasil olah TKP yang dilakukan petugas pada tubuh korban ditemukan luka lebam.

“Kalau dilihat sekilas luka ada disekitar leher namun untuk memastikan kami masih menunggu hasil otopsi,” jelasnya.

Kasat menambahkam banyak Kendala di lokasi kejadian karena lokasi jauh dari pemukiman dan minimmnya saksi.

Saksi yang menemukan juga mengetahui korban sudah tidak bernyawa dan berada di sungai.

“Pada saat penemuan mayat, kondisinya hujan sehingga di jalan tempat penemuan mayat jarang orang yang melintas. Tapi tim opsnal kami sudah melakukan penyisiran karena perintah Kapolres Kendal dibentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya

Kasat berharap kepada warga jika mengetahui informasi terkait dengan penemuan mayat ini segera melaporkan ke petugas sebagai bahan untuk penyelidikan dan mengungkap kasus penemuan mayat tersebut. (CJ)

Pos terkait