Warga Desa Buduran Nganjuk Tanyakan Bantuan Pertanian OPPO

Desa Buduran

NGANJUK – Desa Buduran merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk yang menerima bantuan pertanian dari dinas terkait. Bantuan ini berupa bantuan OPPO, Bantuan Puan dan alat berat. Semua bantuan ini di terima oleh kelompok tani Desa Buduran.

Berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Buduran, Murjito, ST, pada tanggal 6/1/2022 di kediamannya, pukul 18.00 WIB mengungkapkan bahwa, Bantuan OPPO ini meliputi mesin penggiling pupuk, kandang , sapi dan tossa), namun dalam hal ini kejanggalan dalam sistim pengadaan nya sampai dengan perawatan tidak transparan dan terperinci.

Bacaan Lainnya

“Sapi merupakan salah bantuan yang di terima sebanyak 9 ekor, sisa bantuan 6 ekor dalam pembelian sapi terbut tidak memenuhi standart hewan ternak yang layak untuk di kembang biakan ( program penggemukan), seekor sapi setelah 2 ( dua) hari pembelian kondisinya sakit ( sekarat dalam bahasa Jawa),” ungkap Murdjito

Karena kejanggalan dan laporan yang tidak transparan masyarakat Desa Buduran pun menanyakan kejelasan bantuan dari negara.

Bantuan dari negara yang menggunakan uang harus jelas penggunaannya karena pemerintah memberikan bantuan tersebut untuk masyarakat desa agar dapat membantu pertumbuhan ekonomi desa.

Menurut Kepada Desa Buduran, Gunadi saat di konfirmasi di Balai desa mengatakan dirinya tidak mengetahui permasalahan ini.

“Untuk bantuan ini saya tidak mengetahui semua di terima dan dikelola langsung oleh kelompok tani,” ujarnya.

Adapun susunan kepengurusan kelompok tani pada waktu penerimaan bantuan Tahun 2018 adalah Ketua, Waji ( mantan bayan ) , Sekertaris, Lan dan Bendahara, Lanidi Berito SE.

Pada hari Jumat (7/1/2022) pukul 14.00 WIB, di Balai pertemuan Dinas Pertanian Daerah BPP Kecamatan Bagor yang terletak di Jl. Raya Madiun KM 2 Kelurahan Kedondong Bagor Kulon, Nganjuk turut hadir dalam pertemuan ini Masrukin , Kholil , Rahyono , Agus Sutanto Dhoni, B, dan PPL, Desa Buduran Lilik Puji Rahayu dalam pertemuan mediasi di tanyakan sejauh mana program bantuan penggemukan sapi yang di terima pada tahun 2018. Kalau pun program ini masih berjalan maka program ini harus terbuka. Mediasi pun mencapai kesepakatan dan transparan laporan akan segera dibuat dalam bentuk pembukuan dan sisa kas.

 

 

Pos terkait