Ini Tuntutan HMI Pameksan saat Demo di DPRD

Aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPRD Pamekasan

PAMEKASAN –  Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Pamekasan (unira, Al-Khairat, UIM, IAIN MADURA, dan yang lainnya), yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Madura Jawa Timur melakukan aksi turun jalan dari arek lancor menuju Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, tadi siang menuntut kenapa pemilu tahun 2024 harus ditunda dari yang telah di tetapkan oleh KPU Pusat, Jum’at, (08/04/2022).

Diana, mahasiswi Al-Khairat salah satu korlap aksi menuntut kepada DPRD Kabupaten Pamekasan, jika pemerintah (presiden) tidak bisa memimpin Negara Indonesia dengan baik, maka mundurlah dari jabatannya, bukan minta perpanjangan jabatan sampek 3 periode.

Bacaan Lainnya

Lanjut Diana, pemerintah sekarang membuat rakyat bingung, minyak goreng sulit dan mahal padahal Indonesia terbesar penghasil sawit (minyak mentahnya) yang aneh kenapa masih kekurangan minyak goreng, coba pemerintah jangan impor minyak mentahnya keluar Negeri walaupun dengan alasan menjaga persahabatan, BBM naik, harga bahan pokok semuanya naik sedangkan milik rakyat semuanya murah.

Meski di Bulan Puasa Ramadhan 1443 H, mereka kompak menuntut presiden jangan membuat rakyat resah, turunkan BBM, BBM naik ternyata masih sulit dan langka, minyak goreng mudah didapat akan tetapi tetap mahal, teriakan aksi di depan Kantor DPRD Pamekasan.

Diana, Dengan lantang dari salah satu korlap aksi. Juga menyanyangkan jika presiden harus melabrak “Pasal 7 UU 1945 bahwa presiden tidak memungkinkan untuk lebih dari 3 periode, kemudian diatur dalam pasal 22 E Undang-undang 1945 yang mana pemilu dilaksanakan selama lima tahun sekali dan itu adalah mandat konstitusi,”.

Mahasiswi Al-Khairat itu menegaskan bahwa mahasiswa yang tergabung dalam HMI ditugaskan untuk menjembatani kepentingan rakyat kecil yang sedang menangis saat ini, ini murni aspirasi masyarakat yang sedang kebingungan dan sekarat.

“Jika DPR RI, elit politik, ataupun tokoh-tokoh politik tidak mementingkan rakyat maka turunlah dari jabatannya, karena DPR jadi anggota Dewan untuk kepentingan rakyat, kami persilahkan mundur, biar kami akan bertempur, membela hak rakyat” tegas Diana.

Aksi ratusan mahasiswa HMI ini berlangsung damai dan tertib dengan ditemui salah satu anggota DPRD Pamekasan, Ali Masykur.

Terimakasih saudara maaf Anggota Dewan yang lain masih belum bisa menemui karena jam kerja” dengan ini nanti kami akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan dari HMI Cabanag Pamekasan, tandasnya. (is) zaifuddin

Pos terkait