Gercep Polisi Banyumas Ringkus Pencuri Minibus di Patikraja

Pelaku pencurian kendaraan dimintai keterangan polisi (Dok)

BANYUMAS – Unit Opsnal Sat Reskrim Polresta Banyumas bekerjasama dengan unit Reskrim Polsek Patikraja berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian sebuah minibus Toyota Agya milik korban Sumantriningsih (46), warga RT 01 RW 03 Desa/Kecamatan Patikraja, Banyumas

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry mengatakan terduga pelaku yakni AD (33), warga Desa Pesawahan, Kecamatan Rawalo yang telah mencuri minibus merek Toyota Agya warna putih nomor polisi R 8459 JH milik Sumantriningsih

Bacaan Lainnya

“Peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui pada hari Kamis (23/12/2021), sekitar pukul 04.10 WIB, korban terbangun dari tidurnya, kemudian mengecek ke depan rumah. Ternyata mobil korban yang terparkir di halaman rumahnya sudah tidak ada. Bahkan saat korban mencari kunci serta STNK yang tergantung di anak kunci dan biasa diletakan di atas meja tamu juga sudah tidak ada,” ungkap Kompol Berry

Korban kemudian melaporkannya ke Polsek Patikraja, dan meneruskan informasi tersebut ke Sat Reskrim Polresta Banyumas. Hingga akhirnya mereka bisa bertindak secara cepat dengan mencari informasi di sekitar lokasi kejadian.

“Kemudian masih di hari yang sama sekitar pukul 13.30 WIB, kami berhasil mengamankan yang bersangkutan di Jalan Raya Desa Pesawahan, Kecamatan Rawalo berserta barang bukti mobil milik korban,” terangnya

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, untuk modus yang digunakan pelaku yakni, pada hari Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui pintu belakang rumah, yang hanya dikunci grendel. Lalu pelaku bersembunyi terlebih dahulu di dalam gudang. Setelah situasi di rasa aman dan sudah sepi, pelaku mulai menjalankan aksinya

“Sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku mengambil kunci mobil yang ada di meja ruang tamu, kemudian keluar melalui pintu belakang lagi dan langsung pergi mengambil mobil meninggalkan rumah korban,” imbuh dia.

Atas perbuatannya, pelaku AD dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Pos terkait