Dugaan Korupsi DD, Warga Segel Balai Desa Kedungpoh Purworejo

Aksi unjukrasa warga Desa Kedungpoh, Purworejo dengan menyegel kantor desa setempat (Ist)

PURWOREJO – Ratusan warga Desa Kedungpoh, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo menggelar unjuk rasa terkait dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa dari tahun 2017 hingga sekarang yang disinyalir dilakukan perangkat desa setempat. Akibat kasus tersebut, menyebabkan lumpuhnya pelayanan kepada masyarakat.

Aksi unjuk rasa dilakukan di halaman Balai Desa  Kedungpoh, Senin (17/1/2022) diikuti hampir seluruh warga Desa Kedungpoh.

Bacaan Lainnya

Dalam orasinya pengunjuk rasa meminta aparat penegak hukum untuk segera menindak lanjuti perkara dugaan tindak pidana korupsi yang di lakukan perangkat Desa Kedungpoh, massa mengepung Balai Desa dengan puluhan ban bekas dan menyegel pintu gerbang Balai Desa dengan kayu.

Koordinator aksi lapangan, Husodo mengatakan masyarakat sangat kecewa dengan penanganan kasus korupsi di Desa kedungpoh  yang terkesan lambat.

“Padahal sudah jelas dari hasil pemeriksaan dan audit yang dilakukan Inspektorat dan PU ada indikasi korupsi yang mengakibatkam kerugian negara senilai Rp 490.000.000
dari tahun 2017 hingga tahun ini,” katanya.

Menurut husodo ada berita atau kabar bahwa sudah ada pengembalian dana ke rekening Desa, akan tetapi apakah hanya dengan mengembalikan terus tindak pidananya juga berhenti.

“Saya kira kalau setiap kali korupsi terus di kembalikan lantas kasus hukumnya atau pidananya selesai itu sangat tidak adil,” ungkapnya.

“Terus terang kami sangat kecewa dengan penegakan hukum kasus di kedungpoh yang terkesan ada pembiaran,” pungkasnya.

Kapolres Purworejo AKBP Fahrurozi yang turun langsung di lapangan menghimbau para pengunjuk rasa untuk tidak melakukan tindakan anarkis.

Kapolres mengajak perwakilan masyarakat pendemo untuk duduk bersama guna membicarakan apa yang menjadi permasalahan yang terjadi.

“Masyarakat harus menyikapi permasalahan hukum yang mungkin terjadi di Desa Kedungpoh ini dengan kepala dingin,” harapnya

Kapolres berjanji untuk mempertemukan pihak yang terkait di Polres Purworejo. “Apabila nanti ada bukti bukti pelanggaran hukum pasti akan kami tindak sesuai undang undang yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Usai diberikan pemahaman tersebut, akhirnya para pendemo membubarkan diri dengan tertib. (Alx)

Pos terkait