Datangi Gedung DPRD Purworejo, Warga Gesikan Gagal Berdialog dengan Wakil Rakyat, Ini Penyebabnya

Sumakmum selaku yang diberi kuasa warga Gesikan saat mendatangi gedung DPRD Purworejo (alex s/newscakra)

PURWOREJO – Kekecewaan warga masyarakat Desa Gesikan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo,.Jawa Tengah, semakin bertambah setelah mereka datang ke kantor DPRD gagal berdialog dengan anggota dewan, diduga hal itu karena masyarakat datang bersama Sumakmun, Ketua LSM TAMPERAK selaku yang dikuasakan mendampingi dalam mediasi regrouping SDNGesikan dan ditolak Ktua DPRD Purworejo, Dion Agasi, Kamis (15/9/2022).

Ketua DPRD Dion Agasi menolak ketua LSM TAMPERAK Sumakmun bahkan mengusirnya keluar dari halaman gedung DPRD hanya karena Sumakmun lupa membawa surat kuasa dari kepala desa Gesikan dan warga masyarakat dalam hal regroping SD N Gesikan yang dilakukan dinas pendidikan kabupaten Purworejo.

Bacaan Lainnya

Suasana sempat memanas dan terjadi adu mulut antara Ketua DPRD Dion dengan Sumakmun. Akibatnya warga yang kecewa akhirnya pulang dengan tangan hampa dan tangisan ibu ibu yang ikut datang ke kantor DPRD.

Warga masyarakat dan Kepala Desa Gesikan menunjuk Sumakmun sebagai kuasa karena warga Gesikan jengkel lantaran siswa SDN Gesikan sudah hampir satu bulan merasa ditelantarkan

Segala upaya sudah dilakukan agar keberadaan SDN Gesikan tetap ada dan tidak di regrouping melalui surat kepada kepala dinas dan DPRD  Purworejo akan tetapi tidak ada jawaban dan tindak lanjutnya.

“SD N Gesikan yang saat ini muridnya berjumlaj 66 orang dan mayoritas siswanya belum mau pindah dibiarkan begitu saja tanpa ada perhatian dari dinas terkait,” kata Sumakmun

Warga yang mayoritas adalah wali murid mengaku kecewa terhadap anggota dewan yang mengaku wakil rakyat tapi justru memperlakukan warga Gesikan seperti bukan rakyat. “Kami kecewa dengan dewan yang terhormat,” ujar Sujat selaku tokoh masyarakat Gesikan

Sumakmun  sendiri selaku yang di beri kuasa dari masyarakat Desa Gesikan tidak akan mundur mengawal kasus yang terjadi tersebut.

“Ini terkait masa depan anak yang akan menjadi generasi bangsa yang di lindungi undang undang,anak anak yang masih harus mendapat pendidikan dan perlindungan malah ditelantarkan,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Dion Agasi mengatakan bahwa pihaknya tidak menolak warga Gesikan yang hendak mengadu ke DPRD. “K,ami menerima mereka seperti yang temen temen media ketahui, kalau toh warga akan meminta pendampingan dari kuasa hukum atau LSM kami persilahkan tapi harus ada legalitas surat kuasanya. Karena ini lembaga, kalau mereka datang di rumah pribadi saya akan saya terima,” ujar Dion. (Alx)

Pos terkait