Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Warga Gunungkidul Digelandang Polisi

BRS alias Tapih diamankan di Mapolsek Playen (Paiman/NEWSCAKRA)

GUNUNGKIDUL –  BRS alias Tapih Warga Tambakrejo, Sodo, Paliyan, Gunungkidul terpaksa di gelandang ke Mapolsek Playen karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan sebagaima dimaksud dalam pasal 378 atau 372 KUHP. Hal ini dikuatkan dengan laporan polisi LP-B/07/IV/2022/SPKT/POLSEK PLAYEN/POLRES GUNUNGKIDUL/POLDA D.I.Y.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi kepada awak media, Jumat (15/4/2022).

Bacaan Lainnya

Kapolsek Playen menjelaskan kejadian berawal pada hari Selasa 13 Juli 2021 sekira pukul 07.00 WIB, Tapih datang ke rumah Karsidi warga Dsn Ketangi, Banyusoco, Playen akan membeli sapi miliknya dan juga milik Daliman

Setelah terjadi tawar menawar, pelaku mengatakan akan membeli 1 ekor sapi milik korban jenis Limousin warna merah dengan harga Rp.14.000.000 (empat belas juta rupiah) serta akan membeli 1 ekor sapi jenis Jawa warna putih milik saksi 1 dengan harga Rp.20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dan disetujui oleh pelapor serta saksi 1.

Kemudian pada pukul 15.00 WIB Tapih kembali datang ke rumah Karsidi dengan membawa mobil bak terbuka untuk membawa sapi milik Karsidi dan Daliman sambil mengatakan akan membayarnya kedua sapi tersebut bulan September 2021

$Namun hingga saat ini sapi tidak dibayarkan. Sementara ketika di hubungi tidak bisa dan dicari keberadaannya tidak pernah diketahui,” papar Kapolsek.

Selanjutnya setelah dilaksanakan penyelidikan pada hari Kamis tanggal 14 April 2022 personel Unit Reskrim Polsek Playen mendapat informasi keberadaan Tapih  di daerah Groso, Pleret, Bantul.

Selanjutnya di lakukan interogasi terhadap pelapor dan di dapat keterangan bahwa tanpa se izin korban, pelaku telah menjual 1 (satu) ekor sapi milik korban di Pasar Legi, Imogiri, Bantul pada hari Rabu tanggal 14 Juli 2022 seharga Rp.14.000.000- (empat belas juta rupiah) dan uangnya digunakan sendiri oleh pelapor.

Setelah dilakukan pengembangan dan di dapat keterangan bahwa pelaku pernah melakukan perbuatan yang sama terhadap : Sapar Cipto Widodo, warga usun Ketangi, Rt 005/Rw 003, Kal Banyusoco, Kap Playen, Kab Gunungkidul dengan kerugian 1 ekor sapi jenis Jawa berusia sekitar 2 tahun dan 1(satu) ekor sapi jenis Liomousin berusia sekitar 1,5 tahun, Suwardi warga Dusim Ketangi, Rt 004/Rw 003, Kal Banyusoco, Kap Playen, Kab Gunungkidul dengan kerugian 1 (satu) ekor sapi jenis Limousin warna coklat umur sekira 2 tahun

Paijan, warga Dsn Ketangi, Rt 004/Rw 003, Kal Banyusoco, Kap Playen, Kab Gunungkidul dengan kerugian 1 (satu) ekor sapi jenis Jawa warna putih umur sekira 4 tahun, dan Sudari warga Dsn Ketangi, Kal Banyusoco, Kap Playen, Kab Gunungkidul dengan kerugian 1 (satu) ekor sapi jenis Limousin umur sekira 2,5 tahun. (Mas Pay)

Pos terkait